SMK BISNIS DAN TEKNOLOGI BEKASI


a Place to Create Your Success
header-int

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN ORGANISASI (LDKO) 2024

Selasa, 14 Mei 2024, 10:42:58 WIB - 173 View
Share
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN ORGANISASI (LDKO) 2024

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN ORGANISASI (LDKO) 2024

Bekasi, 04 Mei 2024—Seluruh Pengurus OSIS, Pengurus MPK, dan Perwakilan Pengurus Ekstrakurikuler SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi Tahun Pelajaran 2023/2024 mengikuti Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) yang dilaksanakan di SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kemampuan kesekertariatan, peningkatan kemampuan manajemen konflik dan meningkatkan solidaritas antar pengurus Organisasi.

Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 4 Mei 2024. Para pengurus Organisasi mampu mengikuti kegiatan ini dengan disiplin dan tertib. Pembukaan dimulai pada pagi hari yang langsung dibuka oleh Ibu Hj. Kris Budiyani selaku ketua yayasan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib kepada peserta yang dibacakan langsung oleh Master Of Trainer, dengan tujuan agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan disiplin dan tertib. Materi pertama adalah tentang “Media social dan Pengelolaan Kas” yang diisi langsung oleh Ibu Andini Nursetiani S.E.. Beliau mengajarkan kepada seluruh pengurus Organisasi bahwa Peningkatan branding dalam media social dibutuhkan untuk memperluas informasi tentang organisasi kepada seluruh siswa SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi sekaligus mengenalkan media sosial Organisasi ke lingkungan sekitar. Ibu Andini memberikan satu tantangan kepada seluruh pengurus Organisasi untuk dapat meningkatkan jumlah pengikut melalui media sosial Instagram sebanyak 50% dari sebelumnya. Setelah itu beliau mengajarkan bagaimana cara mengelola keuangan dalam suatu organisasi, bagaimana perhitungan yang baik dan benar, agar dapat mempermudah organisasi tersebut pada saat laporan pertanggung jawaban untuk organisasi.

Sebelum dilanjut dengan materi selanjutkan peserta diberikan waktu istirahat. Peserta dilatih untuk dapat memimpin makan komando, prosedur yang baik dalam makan komando disini bertujuan agar anak-anak dapat belajar bagaimana cara memimpin makan komando untuk acara yang akan dibutuhkan nanti. Hal ini juga melatih jiwa kepemimpinan peserta untuk dapat mengatur berjalannya kegiatan makan bersama dengan baik dan tertib.

Materi selanjutnya yaitu tentang “Teknik Persidangan” yang isi oleh bapak Alfian Rachman Yusuf, S.T, Beliau mengajarkan bagaimana seseorang bersama tim dapat menjalankan persidangan yang baik. Mulai dari membuka sampai dengan menutup persidangan. Dalam materi ini juga diajarkan ketentuan ketukan palu dan juga ketentuan pembacaan tata tertib. Terdapat beberapa siswa yang merupakan bagian dari pengurus Organisasi melakukan simulasi persidangan untuk penetapan tata tertib. Selanjutnya anak-anak di istirahtkan untuk solat zuhur dan makan siang dengan dipandu oleh makan komando.

 Setelah istirahat dilanjut materi ketiga, yaitu materi “Program Kerja” yang isi langsung oleh Ibu Ita Purnamasari, S.Pd. beliau menjelaskan bahwa bagaimana cara membuat program kerja pada Organisasi, bagaimana menjalankan program kerja tersbut selama satu periode kedepan. Dilanjut dengan materi ke empat yaitu “Manajemen Organisasi” yang isi langsung oleh Bapak Riyono, S.T. beliau mengajarkan bahwa bagaimana pentingnya memenejemen suatu Organisasi, yang dimana pentingnya kerjasama , tujuan yang jelas, dan kebersamaan yang kuat. Sebelum memulai materi terakhir anak-anak di istirahatkan sekaligus Shalat Asar berjamaah dan dilanjutkan untuk istirahat.

Selanjutnya materi terakhir yaitu materi “Kesektariatan” yang  di isi langsung oleh Bapak H. Agus Setia Budi, M.M.Pd, beliau sekaligus Kepala Sekolah SMK Bisnis dan Teknologi Bekasi. Beliau mengajarkan bahwa, setiap kegiatan itu tentu memiliki tiga tahapan penting yang harus diketahui. Pertama terkait tahapan perencanaan, dalam kepanitian tentu harus mempersiapkan dokumen proposal yang dapat menggambarkan rencan kegiatan secara utuh sekaligus menjadi gambaran kebutuhan pembiayaan yang jelas. Kedua adalah terkait dengan tahap proses atau tahap pelakasanaan. Dalam tahapan ini setiap pengurus perlu memastikan kesesuaian rencana pada tahap persiapan, kemudian dapat menjalankan kegiatan dengan baik. Ketiga, tahap monitoring dan evaluasi. Dalam tahap ini dibutuhkan administrasi laporan pertanggungjawaban.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti acara ini, hal ini dibuktikan dengan semangat peserta didik ketika memulai kegiatan hingga kegiatan berakhir. Dengan adanya acara ini diharapkan dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan pengurus organisasi dan solidaritas dalam organisasi. Kedepannya acara ini akan terus dijalankan secara rutin untuk mencetak generasi yang lebih baik lagi dalam berorganisasi secara utuh.

Penulis             : Sabrina Lubis, S.Pd.

Editor                : Andini Nursetiani, S.E.